GENDER DAN PEMBANGUNAN (2)

0
742

Fokus utama gender dan pembangunan terutama bukan pada perempuan saja tapi pada relasi-relasi gender. Menurut perspektif GAD, memahami struktur dan dinamika relasi-relasi gender adalah sentral bagi analisis organisasi sosial dan proses sosial.

Dalam konteks ini pembangunan dipandang sebagai suatu proses yang kompleks yang melibatkan upaya-upaya perbaikan individu secara sosial, ekonomi, politik, dan budaya dan juga upaya perbaikan masyarakat itu sendiri di dalam mana perempuan dan laki-laki merupakan subyek yang aktif dan bukan penerima pembangunan yang pasif. Dalam pengertian ini, perbaikan adalah memberdayakan mereka yang dirugikan termasuk perempuan, dan merubah relasi-relasi yang tidak setara termasuk relasi-relasi antar gender. Tujuannya merubah hubungan kekuasaan yang tidak seimbang antara perempuan dan laki-laki dengan memperhatikan potensi-potensi dan kebutuhan-kebutuhan mereka.

Gender dan Pembangunan (3) Suatu pendekatan pembangunan yang memperhatikan dan mempersoalkan perbedaan peran dan kesenjangan relasi antara perempuan dan laki-laki dalam merumuskan pembangunan yang responsif gender. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut di atas, dampak pembangunan terhadap kehidupan perempuan dan laki-laki tidak akan berbeda. Keduanya akan sama-sama memperoleh manfaat dari hasil pembangunan. Pengarusutamaan gender adalah strategi kunci dalam pendekatan Gender dan Pembangunan. Dalam melakukan strategi pengarusutamaan gender, ketersediaan data, kuantitatif dan kualitatif, yang terpilah menurut jenis kelamin dan statistik gender; pemahaman tentang konsep-konsep dasar sebagai alat analisis; dan kemampuan melakukan analisis gender, sangat diperlukan.

 

SHARE
Previous articleGENDER DAN PEMBANGUNAN (1)
Next articleKEADILAN GENDER (1)
Perjuangan menuju kesetaraan gender bukan hal yang tidak mungkin.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY